Kamis, 01 Agustus 2019

SELF REGULATED LEARNING


SELF REGULATED LEARNING
Seni Mengelola Diri


Oleh : Yuli Isnawati
Seni Mengolah Diri sangat penting untuk diketahui, terutama bagi seorang pelajar atau mahasiswa untuk bisa mengontrol diri, mamahami diri dan managemen diri. Seni Mengelola Diri ada 3 cara yaitu:
1.)    Mengelola emosi

Setiap manusia memiliki emosi. Sebenernya ketika kita berbicara mengenai emosi, pasti yang terlintas dibenak kita diindikasikan dengan marah-marah terus sensi, padahal arti dari emosi sendiri adalah perasaan kita saat itu, apakah tengah sedih, senang, boring, tertawa dll. Emosi sendiri bisa positif bisa juga negatif. Emosi itu muncul ketika terdapat suatu kejadian kemudian kita persepsi (irasional) kemudian direspon dengan emosi, emosi ini akan berpengaruh pada perilaku kita, saat kita sedih tidak mungkin kita bisa tertawa, pasti akan merasakan gelisah, kecewa, menyendiri dan penyesalan.

Trus apasih pentingnya kita harus mengelola emosi? Karena emosi sangat berpengaruh pada prestasi, kemudian dengan teman-teman sekeliling yang akan berdampak negatif bagi diri kita. Nah, bagaimana caranya kita mengelola emosi dengan baik? Oke...i can share with you all. Hal yang dilakukan pertama kali adalah mengidentifikasi emosi yang dirasakan, merubah cara pandang dan mengubah emosi negatif menjadi positif.

Misalnya kita lagi ada masalah nih, biasanya mahasiswa sensi banget kan ya kalau dapat nilai C, trus kita kek berfikiran negatif gitu, udah membayangkan ke semester semester nanti, ahhh pasti aku ntar ga bisa lulus cumlaude,aku gabisa 3,5 tahun dan lain-lain. Hal itulah yang membuat kita bakal down sehingga prestasinya akan menurun, untuk itu kita ubah kalimat dengan emosi positif seperti semester depan nilaiku harus baik, dengan pemikiran positif itulah yang akan membuat diri kita bangkit. Tapi kan ga semua orang bisa kek gitu kak? sifat orang beda-beda, oke ada tips lagi kok, sans hehehe....Cara mengubah emosi negatif yaitu dengan CBT/pola ABCDE, self talk, relaksasi dan dzikir.
a.)    CBT/pola ABCDE
A  = activating event, jadi ada hal yang menimpa kita, misalnya tadi nilai kita jelek.
B = (irrasional believe) , terus malah kita kek berfikiran yang ga rasional dengan kemungkinan-kemungkinan yang bikin kita emosi negatif
C = consequence , akibat dari pemikiran irasional tadi,misalnya kita jadi kek stress terus murung dikamar,hilangsemangat,,
D = disputing irrational believe, mengganti pemikiran irasional menjadi lebih adaptif dan realistis.
E = (new) effect , dampak dari pikiran positif.

b.)    Self talk atau berbicara pada diri sendiri, coba kita analisis sebenernya apasih alasan yang mendasari kenapa kita dapat nilai C atau kah dari internal atau eksternal. Internal sendiri bisa seperti karna memang materinya susah terus kita kurang maksimal belajarnya. Kalau eksternal seperti mungkin dosennya sensi ke kita, atau karna kurang bisa ngajar. Setelah kita fikir fikir, kita pasti tau dan akan membuat kita setidaknya tenang, bahwa ada sebab pasti akan ada akibat, cobalah untuk memahami diri kita sendiri.

c.)    Relaksasi atau menenangkan jiwa, beda ya guys sama dengan muhasabah. Relaksasi lebih ke perasaan yang menenangkan sedangkan muhasabah kek lebih membuat diri kita sedih. Relaksasi bisa dilakukan dengan iringan musik yang menenangkan dengan posisi tubuh yang nyaman kemudian ada pemandu yang memberikan kita arahan apa yang harus kita lakukan dengan suara halus. Selain itu Nabi SAW bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian marah ketika berdiri, maka hendaklah ia duduk. Apabila marahnya tidak hilang juga, maka hendaklah ia berbaring." (HR Ahmad).

d.)   Dzikir. Memohon ampun pada Allah, karena ketika kita memperbaiki hubungan dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki hubungan kita dengan MakhlukNya.

Abu Hazim rahimahullah mengatakan, “Tidaklah seseorang memperbaiki hubungannya dengan Allah melainkan Allah akan memperbaiki hubungan dengan sesamanya. Sebaliknya, tidaklah jelek hubungan seseorang dengan Allah melainkan Allah akan burukkan hubungan dia dengan orang lain. Demikian itu karena berbuat baik kepada satu orang tentu lebih mudah daripada berbuat baik kepada semua orang. Sungguh ketika hubunganmu dengan Allah baik maka semua orang akan condong kepadamu  dan ketika hubunganmu dengan-Nya buruk maka semua orang akan berpaling meninggalkanmu.”

2.) Mengelola Waktu
Waktu merupakan sumber daya universal, gratis, adil dan merata. Setiap manusia memiliki waktu yang sama yaitu setiap harinya terdapat 24 Jam, namun bagaimana caranya agar waktu yang kita miliki menghasilkan impact yang bagus. Masalah yang sering muncul yaitu kita gagal membagi tujuan dalam tahapan tugas,seperti tidak bisa mengkelompokkan mana yang bener-bener urgent mana yang masih bisa ditunda. Kemudian, kurang pengetahuan dalam management waktu. Nah strateginya ialah kita bisa membuat agenda/jadwal yang akan kita rencanakan/planning, kemudian membuat spesifikasi rencana. Setelah itu, membuat prioritas kegiatan rencana yaitu urgent, urgent bisa ditunda, atau tidak terlalu penting.  Kita harus kelompokkan kegiatan kegiatan tersebut dan istirahat sejenak atau ‘me time’. Ada salah satu firman Allah yang memperingatkan agar kita senantiasa menggunakan waktu dengan baik.

Dalam (QS. Al-‘Asr ayat 1-3) Allah berfirman : “Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.”


3.)  Mengelola Lingkungan
            Lingkungan terbagi menjadi 2 yaitu lingkungan fisik dan sosial. Mengelola lingkungan fisik yaitu dengan pertahankan atensi dan konsentrasi. Sedangkan mengelola lingkungan sosial yaitu dengan keterampilan mencari bantuan, keterampilan membangun relasi keterampilan menyampaikan pesan dan menjadi pendengar yang baik.
cr: Dosen Psikologi UNDIP (Eni Ratna Kustanti, S.Psi., M.Psi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NIKAH MUDA

NIKAH MUDA Assalamu’alaikum guys,, kali ini aku ingin bercerita mengenai topic nikah muda, well pasti dari kalian ada nih yang pingi...